bkk-kmfh

Muqaddimah

Segala puji pada Allah SWT yang senantiasa melimpahkan keberkahan, karunia yang tiada habis pada seluruh umat manusia yang ada di bumi yang indah ini. Dia lah zat yang mengatur segala yang ada di langit dan di bumi, menurunkan hujan dan mendatangkan panas sebagai bagian dari rezekiNya, menjadikan malam dan siang yang senantiasa berganti secara berkelanjutan, Dia lah Allah zat yang Maha Perkasa lagi Maha Menguasai. Shalawat dan salam, tentu akan selalu tersampaikan kepada Baginda kita, yang rela mengemban amanah begitu berat, bahkan gunung pun tak sanggup mengembannya, rela bermandikan darah, berhujankan anak panah, buah hati Siti Aminah, putera Abdullah, yang kelahirannya memadamkan api majusi, menghancurkan bala tentara Abrahah, ialah Nabi Muhammad SAW.

Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) merupakan sarana yang mutlak diperlukan saat ini, dimana tantangan di dunia kampus memerlukan punggawa-punggawa dakwah yang berilmu, tangguh, dan progresif. Namun tanpa regenerasi kader dakwah yang baik, tentu akan membuat lembaga ini hanya sebagai ajang pengembangan diri dalam organisasi semata. Kaderisasi mutlak diperlukan dalam setiap organisasi, apapun bentuknya, dan apapun tujuan pendiriannya.

Keluarga Muslim Fakultas Hukum (KMFH) UGM merupakan salah satu Lembaga Semi Otonom (LSO) dengan fokus dakwah keislaman yang ada di Fakultas Hukum UGM. Berdiri semenjak tahun 14 November 1993 silam. Tongkat estafet kepemimpinan kepengurusan KMFH bergulir tiap tahunnya. Hingga pada 2016 ini, tercatat dalam sejarah indah Kabinet Biqolbimmunib yang dilantik 29 Februari 2016 lalu, memiliki tiga biro dan tujuh departemen yang memiliki spesifikasi tugas dan fungsi pokok masing-masing. Pada kepengurusan Kabinet Biqolbimmunib, terdapat catur sula yang berfungsi sebagai ujung tombak dakwah di bumi fakultas hukum UGM. Namun perlu diperhatikan, bahwa tombak tak akan pernah mengenai sasaran dengan baik jika tidak dilepaskan oleh orang yang berkapasitas. Kaderisasi bagaikan busur yang memastikan anak panah melesat ke depan mengenai sasaran. Pada poin inilah Biro Khusus Kaderisasi (BKK) KMFH UGM memainkan perannya.

Biro Khusus Kaderisasi

Musyawarah Besar (mubes) KMFH UGM yang diadakan pertengahan Desember 2015 lalu, mengamanatkan kaderisasi, keilmuan, dan syiar sebagai fokus dakwah sebagaimana tertuang dalam Garis-garis Besar Haluan Dakwah (GBHD) KMFH UGM.

Dalam kaderisasi bersama LDF-LDK se UGM, telah ada suatu kitab yang bernama Sistem Kaderisasi Bersama. Menjelaskan mengenai 4 fungsi utama kaderisasi beserta arahan dalam pelaksanaannya. Empat fungsi tersebut adalah :
 recruitment dan pendataan;
 pembinaan;
 pengkaryaan,
 dan evaluasi.

Dari 4 fungsi utama ini, dijabarkan lebih lanjut melalui arahan kerja yang kemudian di kongkritkan dalam bentuk program kerja. Adapun arahan kerja BKK Kabinet BIqolbimmunib yaitu :

1. Menciptakan dan memanfaatkan momen penting sebagai upaya perekrutan kader
2. Mengadakan proses perekrutan kader yang berkesinambungan dan terstruktur
3. Melakukan pembaharuan data kadersecara berkala
4. Melakukan pemantauan dan pendataan kapasitas kader
5. Menyusun, mengembangkan, menetapkan, dan mengoptimalkan pola, perangkat, dan sistem kaderisasi
6. Menyelenggarakan kegiatan rutin dalam rangka membentuk kader yang berakhlaqul karimah
7. Memberikan suplemen keislaman sesuai kebutuhan dan kondisi kader
8. Menjadi pusat konsultasi dan konsolidasi kader
9. Mengadakan forum konsolidasi per angkatan dan antar angkatan secara berkala
10. Mengakomodasi potensi, kebutuhan, minat, dan bakat kader yang berkoordinasi dengan semua departemen.
11. Melakukan koordinasi, komunikasi,dan sosialisasi dengan tiap departemen terkait pelaksanaan fungsi kaderisasi
12. Menjadikan peristiwa-peristiwa penting kader sebagai momentum pembinaan kader
13. Berperan aktif dalam Jaringan Khusus (Jarsus) Kaderisasi Dakwah Kampus UGM

Gambaran Job Description BKK:

job description