Resensi Buku ‘Misteri Tanah Yang Dijanjikan’

Judul                 : Misteri Tanah yang Dijanjikan

Pengarang         : Darmadi Iman Tauhid

Penerbit            : IRCiSoD

Tahun Terbit     : 2010

Tebal Buku        : 157 Halaman

Menyingkap fakta di balik sejarah masa lalu. Menyampaikan cerita tentang kekejaman, kecerdikan, dan kelicikan para Zionis dalam merebut ‘tanah yang dijanjikan’. Menghalakan segala cara untuk menduduki tanah yang telah mereka tinggalkan. Adalah buku ini yang mengulas tentang apa yang pernah dan sedang terjadi di negeri saudara kita, Palestina. Tentang bagaimana “jatuh bangun” bangsa Yahudi dalam memperoleh pengakuan dunia akan keberadaan negara Israel. Tentang bagaimana dalam “jatuh bangun” itu mengorbankan sifat-sifat kemanusiaan.

Dengan semangat penelitian investigatif, penulis buku ini mengupas siapa sebenarnya bangsa Israel dan mengapa kehadirannya selalu menjadi sebab dari masalah yang sering timbul di Timur Tengah. Menjelaskan peristiwa-peristiwa penting mengenai penyerangan Palestina. Mengupas sejarah masa lalu, mulai dari lahirnya bangsa yahudi, pembuangannya, dan kebangkitannya. Merujuk dari pemberitaan media baik dari layar kaca, media cetak, maupun internet, dituliskanlah buku ini menjadi satu kesatuan dan menjadi salah satu sumber informasi penting akan fakta mengenai pendudukan Israel pada Palestina.

“Misteri Tanah yang Dijanjikan” ditulis dengan sangat rapi dan runtut, dapat dilihat dari susunan bab pada buku ini yang dimulai dari sejarah bangsa Yahudi hingga kejadian-kejadian terkini yang menggugah pembaca untuk merasakan setiap emosi yang dirasakan saudara-saudara kita di Palestina. Ditulis berdasarkan fakta dan sumber yang akurat menjanjikan pembaca untuk mendapatkan informasi yang transparan dan terpercaya.

Meskipun demikian, buku ini masih kurang tajam dalam pembahasannya, karena hanya menyajikan satu sudut pandang dan memiliki kekurangan informasi dalam beberapa kontennya, Namun, disamping itu semua, buku ini sangat dianjurkan untuk dibaca untuk menambah wawasan kita terhadap apa yang sedang terjadi dengan saudara-saudara kita dan apa yang bisa kita lakukan untuk membantu agar kita mempunyai peran dalam penegakan keadilan walaupun bukanlah hal yang terlihat.