Diskusi Suri

Diskusi Publik : Dibalik Konflik Berdarah di Suriah

Rabu 11 Mei 2016

Pada tanggal 11 Mei 2016 DPW KMFH bersama HMI Komisariat Hukum UGM menggelar diskusi publik yang bertemakan “Dibalik Konflik Berdarah di Suriah”. Pembicara pada hari itu adalah Mas Fajri sebagai dosen Hukum Internasional FH UGM, dan Perwakilan dari PPI Suriah. Diskusi ini dilakukan untuk mengulas konflik yang tengah berlangsung di Suriah khususnya yang menjadi sorotan publik adalah Kota Aleppo.

Pembicara pertama yaitu M. Najih Ramadhan, Lc mengatakan bahwa konflik Suriah dimulai sejak Maret 2011 banyak aktor-aktor dibalik konflik tersebut mulai dari aktor lokal, regional sampai Internasional. Sebelumnya Suriah merupakan negara sosialis, dekat dengan Ruia dan China. 20juta jiwa dengan mayoritas penduduk Sunni, 16% itu menganut agama lain, 13% menganut Syiah kata Ust. Eddy selaku pembicara kedua. Patut diketahui bahwa kedua pembicara ini pernah berada langsung di Suriah.

Sejak pertempuran Inflasi di Suriah sudah mencapai 500%, PPI Damaskus sudah melakukan upaya-upaya untuk membantu korban melalui organisasi bulan sabit merah/hilal ahmar dan menghimbau agar orang tidak salah dalam memberikan bantuan karena memberikan bantuan ke Suriah itu sulit dan juga tidak jarang jatuh di tangan yang tidak tepat. Pada dasarnya ini semua terjadi karena permasalahan politik yang sangat kompleks, kita harus dapat melihat konflik ini secara berimbang dari semua sisi. Lanjut pada pembicara ketiga Mas Fajri yang menekankan bahwa dalam Hukum Humaniter Internasional matinya orang sipil secara tidak sengaja itu lumrah tapi bukan sembrono, yang terjadi sekarang adalah tindakan yang sembrono seperti penggunaan bom sarin, bom birmil. Maka dari itu jelas perbuatan yang dilakukan pemerintah Suriah itu melanggar hukum perang.

Sesi tanya jawabpun dimulai salah seorang peserta diskusi bernama Uyun menanyakan jika media ditakutkan keobjektifannya maka seharusnya kita percaya terhadap media yang mana? Langsung dijawab oleh ketiga pembicara yang pada intinya semua sepakat bahwa dalam menggali informasi yang objektif haruslah melihat dari segala sisi, carilah sisi yang bertentangan dikumpulkan lalu bandingkan dengan survei lapangan agar mendapatkan informasi yang lebih akurat. Begitu banyak peserta yang ingin berdiskusi tetapi waktu sudah menunjukkan waktu adzan Maghrib oleh karena itu diskusi ini ditutup dan tidak lupa salah satu pembicara kami membagikan hadiah kepada peserta diskusi yang terlibat aktif dalam diskusi tadi.

 

You may also like

Leave a comment